Arsip Bulanan: Agustus 2013

Fatahillah: Sebuah Nama yang Tersisa di Kota Tua

Gambar

SEBUAH gedung bearsitektur khas Belanda berdiri kokoh ditengah kawasan Kota Tua, Jakarta. Gedung yang pernah menjadi Balai Kota dan Pusat Pemerintahan Batavia pada jaman Hindia-Belanda itu, saat ini digunakan sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta. Namun masyarakat yang biasa bertandang, lebih mengenalnya dengan nama Gedung Fatahillah atau Museum Fatahillah.

Miris, meski namanya terkenal dan familiar sebagai sebuah gedung, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui siapa Fatahillah itu dan apa yang telah ia lakukan sehingga namanya masih dikenang hingga saat ini.
Baca lebih lanjut

Iklan

Meester Cornelis: Sosok Penting Jatinegara

Gambar

JIKA bertandang ke kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, maka setiap orang yang melintas pasti akan mendengar sebuah istilah yang sangat familiar, yakni ‘Mester’. Istilah Mester merujuk pada sebuah pusat perbelanjaan Jatinegara Trade Centre yang di sekitarnya terdapat pasar tradisional yang ramai pembeli.

Selain itu, istilah mester juga sering digunakan untuk merujuk pada kawasan Jatinegara itu sendiri. Biasanya digunakan oleh para kernet angkot maupun metromini yang melintas di kawasan tersebut.
Baca lebih lanjut

Pukul Enam Pagi

TEPAT pukul enam pagi, aku bangkit dari lelapku untuk menikmati pagi yang eksotis. Pada celah jendela disudut ruang hampa ini, kulihat semburat jingga melukiskan dirinya sendiri di pojok-pojok langit, memberi tanda bahwa penguasa siang sudah terbangun dan sedang beranjak menuju singgasananya, bersiap menyebar energi positif pada apa-apa yang bernaung dibawahnya. Sedang sudut lainnya lainnya, goresan awan putih pada kanvas biru langit mempertegas keberadaanya, bahwa ia juga memiliki hak hidup bersama di atap bumi ini, berdampingan dengan damai.

Aku mencintai pukul enam pagi. Pukul enam pagi adalah saat dimana bulan sudah meredup karena kuasanya telah diberikan pada sang mentari. Mereka memberi dan menerima kekuasaan tersebut dengan tulus. Tidak ada perebutan tahta disana, yang ada adalah pembagian tugas yang teratur.

Segera aku buka jendela di kamar ini, seketika Angin segera menyapaku tanpa meminta jeda. Aku menyayangi Angin, ia selalu hadir tepat waktu untuk menghantarkan udara-udara surga yang diutus malaikat di pintu subuh untuk masuk lebih dalam relung-relung jiwa manusia.
Baca lebih lanjut